Kapan hijrahnya?
Ada permintaan. Ada juga yang sekedar bertanya. Ada yang menunggu kabar beritanya. Kapan aku membuat keputusan? Kapan pula aku akan meninggalkan sekolah yang sudah menjadi tempat kerjaku sekian tahun lamanya? Lebih konyol, kapan kepala sekolahnya dipindahkan?
Sudah menjadi wacana yang berkembang di sekolah, betapa aku seorang guru biasa menjadi musuh utama bagi kepala sekolah.Perlu aku luruskan, yaitu aku selalu dimusuhi kepala sekolah. Seperti seorang pemain drama, peran yang aku ambil adalah peran antagonis yang mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari kepala sekolah. Entah apa dosa yang aku perbuat, sikap dan perlakuan kepala sekolah sudah tidak nyaman sejak pertama kali dia datang memimpin sekolah ini sejak dua tahun yang lalu.Persoalan ini menjadi tidak biasa. Semua orang mendengar ceritanya.
Kepala sekolah dan pimpinan sekolah pernah menyiapkan surat pengunduran diri untuk aku, yakni agar aku tidak usah repot-repot. Aku diminta segera menandatangani saja.